MENG-UPGRADE VALUE BISNIS MENJADI MONOPOLI

Posted on

Oleh: Adjib Mada Winata *)

Selalu menarik ketika kita bicara tentang value bisnis atau nilai tambah dari suatu bisnis atau nilai plus dari suatu bisnis atau nilai lebih dari suatu bisnis. Bisnis akan terasa hambar tanpa ada value di dalamnya. Tanpa ada value dalam sebuah bisnis, maka bisnis tersebut akan menjadi bisnis yang biasa saja, bisa jadi menjadi sebuah bisnis yang stagnan, bisa jadi juga menjadi bisnis yang berjalan menurun kemudian tutup dan wasalam, karena tak mampu berkompetisi di tengah sengitnya persaingan.

Menciptakan Value Bisnis

Bila saat ini bisnis yang anda tekuni belum mempunyai value bisnis, maka segeralah berpikir ke sana untuk menjadikan bisnis anda menjadi bisnis yang mempunyai value. Bagaimana menjadikan bisnis yang mempunyai value? Ciptakanlah! Ya benar, anda harus menciptakan value di bisnis yang anda tekuni.

Contoh menciptakan value, jika bisnis anda adalah bisnis ritel. Misal, anda mempunyai toko sembako di suatu kampung, sedangkan di kampung tersebut ada 5 toko sejenis yang berjualan sembako.

Kemudian anda melakukan cara berbeda, cara yang mempunyai nilai lebih dari toko lainnya yaitu anda jual lebih murah barang dagangan fast moving atau laris (semisal beras) dari toko-toko lainnya. Kemudian anda juga melakukan pelayanan yang lebih baik dan lebih bersahabat daripada toko lainnya, semisal untuk belanjaan yang agak banyak ada fasilitas antar free. Selain itu anda juga melakukan langkah-langkah pembeda lainnya yang mempunyai nilai lebih, maka dengan produk barang dagangan yang sama, konsumen akan memilih beli di toko anda daripada toko pesaing.

Value Bisnis sebagai Pembeda

Seperti yang diterangkan di atas bahwa value bisnis adalah yang membedakan antara bisnis anda dengan bisnis pesaing. Tentu berbeda dengan bisnis pesaing dalam hal yang lebih positif. Misal pelayanan di tempat lain bernilai 7, maka pelayanan di toko anda harus beda dan lebih positif, yaitu di atas nilai 7, bisa 8 atau 9 atau lebih bagus lagi bernilai 10.

Bergerak dari Value Bisnis ke Monopoli

Setelah mempunyai value bisnis, maka langkah selanjutnya agar bisnis berjalan aman di jalur kesuksesan, yaitu bergeraklah dari value menuju monopoli atau upgrade dari value ke monopoli.

Apa itu monopoli? Saya mendengar istilah monopoli bisnis pertama kali dari Suhu Wan, Owner Idolmart. Digambarkan bahwa monopoli bisnis ini adalah nilai lebih dari suatu bisnis yang tidak dimiliki oleh para pesaing. Bisa dikatakan bahwa bisnis berjalan sehat dan menguntungkan tanpa pesaing sama sekali, satu satunya tanpa saingan. Pengertian monopoli di sini adalah monopoli bisnis yang halal, monopoli bisnis yang tidak melanggar aturan pemerintah, monopoli bisnis yang masuk surga hehe…

Contoh monopoli yang sering diceritakan Suhu Wan yaitu ketika anda nonton bioskop, sedang yang menjual air mineral kemasan di dalam bioskop tersebut hanya satu penjual saja, maka mau tidak mau anda akan beli air mineral kemasan tersebut ketika haus (karena tidak ada pilihan lain), apalagi anda habis makan popcorn, dengan harga sesuka penjual, bisa berlipat-lipat harganya. Beli air mineral tersebut atau anda tahan haus sampai film di bioskop selesai hehe..

Ciptakan value atau nilai tambah agar bisnis bisa menang dalam persaingan, kemudian amankan sukses bisnis dengan menciptakan monopoli, karena hampir tiada kesuksesan bisnis yang sukses tanpa disertai monopoli.

Salam 5 Jari

*) Penulis adalah Sekjen DPP AMRI, praktisi dan konsultan bisnis ritel

Powered by WordPress Google Bing Yahoo AOL Windows Android dan Listrikmart Peluang Usaha Waralaba Franchise Listrik bit.ly/klikpeluangusaha di Manado Sulawesi Kampung Jawa Bitung Minahasa Gowa Buton Sukadana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *